Menteri Ini Pilih Datang ke Bangka Belitung daripada New York

Sungailiat, Bangka – Tidak semua pejabat tinggi negara lebih memilih perjalanan ke luar negeri daripada berkunjung ke daerah-daerah. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof Dr Yohana Susana Yembise Dip Apling MA misalnya, justeru melepaskan agenda kunjungannya ke New York, Amerika Serikat.

“Saya lebih memilih datang ke sini (Bangka Belitung-red). Terima kasih atas do’a masyarakat, pemerintah daerah dan kita semua,” kata Yohana, di Sungailiat, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Minggu (18/09/2016).

Kehadirannya di Babel guna mencanangkan gerakan menuju kabupaten dan kota layak anak. Serta memenuhi undangan peresmian sekolah ramah anak Taman Kanak-kanak “Kindergarten” di Desa Air Kenanga, Bangka.

Menteri Yohana mengaku tidak menyangka bisa berkunjung ke Kabupaten Bangka. Padahal, menurutnya, di saat bersamaan dirinya memiliki agenda untuk berangkat ke New York.

Dikatakan, ada dua nama yang meminta dirinya untuk melakukan serangkaian kegiatan di Bumi Laskar Pelangi. Mereka adalah Ketua Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) yang menaungi TK Kindergarten Air Kenanga, Yusri. Dan Bahar Buasan, salah satu Anggota DPD RI dapil Bangka Belitung.

Meski demikian, Yohana merasa bahagia bisa berada dan berkumpul bersama masyarakat Bangka Belitung. Sekaligus dapat melihat langsung kondisi daerah yang dikunjungi. Kunjungan kerja ke daerah-daerah, kata dia, selalu menjadi perhatian dan penekanan Presiden Joko Widodo kepada para menteri di Kabinet Kerja.

“Bagaimana tidak, (biasanya) cuma menteri koordinatif saja yang sering turun ke provinsi, itupun jarang sampai ke tingkat kabupaten,” sebut Yohana.

Menyinggung keberadaan sekolah ramah anak, Menteri Yohana mengatakan hal itu menjadi indikator bagi sekolah-sekolah lain. Dia berharap pemerintah daerah, swasta dan dunia pendidikan dapat memberikan dukungan positif. Utamanya lewat pendekatan-pendekatan kepada tenaga pendidik, peserta didik dan orangtuanya.

Lewat kementerian terkait, Menteri Yohana berjanji akan terus mendampingi program inisiator sekolah ramah anak sehingga bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di Indonesia.

“Nanti saya akan mengirimkan satu set peralatan drum band cilik untuk TK Kindergarten Air Kenanga,” kata Menteri Yohana.

Sekda Babel Dr Yan Megawandi SH MSi mengatakan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan di sektor pendidikan. Pemerintah, menurutnya, memiliki keterbatasan baik dari sisi sumberdaya, pendanaan, waktu dan tenaga.

“Sisi (kepedulian) inilah yang perlu diperlihatkan, dibangun bersama-sama, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja,” tegas Yan Megawandi.

Kegiatan peresmian TK Kindergarten ditandai pengguntingan pita oleh Menteri PPPA Yohana Yembise, penandatanganan prasasti, pelepasan balon hingga peninjauan ruangan sekolah. Tampak mendampingi, Anggota DPD RI Bahar Buasan, Sekda Babel Yan Megawandi, Bupati Bangka Tarmizi H Saat, serta sejumlah pejabat lainnya. (jt)

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Tamawiwi
Fotografer: 
Tamawiwi
Bidang Informasi: 
Perkim Babel